Jumat, 13 September 2013

Setanologi (Ilmu Persetanan)

Posted by Unknown On 12.37 | No comments

Ilmu yg menjelaskan siapa syetan, bagaimana triknya, bagaimana siasat dan tipu dayanya, apa sarana dan prasarananya untuk menggoda manusia, sejauhmana bahaya, peran, pengaruh dan kehadirannya dalam sepanjang sejarah hidup manusia, bagaimana melawan dan mengatasinya, sehingga kita membedakan apakah kita berada di barisan para Nabi dan para pewarisnya atau di barisan, agen, golongan, murid dan penggemar syetan serta para korbannya dg mengikuti, taktik, bisikan dan program-program jangka panjangnya...sehingga dg itu kita juga bisa simpulkan secara pasti siapa ujung ujungnya yg kita untungkan dalam setiap gerak gerik kita..apakah syetan yg kita buat bangga dan tertawa..atau Allah, Rasul dan para pewarisnya yg bangga dan ridho kpd kita.
Di surat Al-A’raf ayat 16 setan menyalahkan Allah (tidak merasa bersalah) dan bersumpah bakal duduk nongkrongin mereka (Nabi Adam dan keturunannya) di Jalan Allah yg lurus. Yakni justru di saat manusia ibadah dan berada dalam ketaatan dan di tempat ketaatan di saat itulah syetan justru getol menggoda manusia agar putus dari ibadahnya itu dst. Target minimal dia kita dibiarkan ibadah tapi ga sempurna atau ga khusyu’.
Jadi kalau syetan bersumpah dihadapan Allah untuk menggoda kita agar kita tidak ibadah atau ibadah kita tidak benar nah sekarang bagaimana dg kita..sudahkan kita benar-benar bersumpah agar kita serius beribadah dan bersumpah agar bisa khusyu’ dalam beribadah..?
Di ayat 19 Allah menceritakan setelah perdebatan antara Allah dan Syetan dan bagaimana Nabi Adam mendengar itu semua serta sumpah serapahnya syetan, kemudian Allah menceritakan bahwa Nabi Adam disuruh tinggal di surga. Artinya kisah Allah mengajarkan ilmu kpd Nabi Adam dan Perdebatan Syetan itu jauh sebelum Wanita (Siti Hawa) diciptakan. Jadi Ibu-ibu wajar jika tidak tahu menahu masalah tugas asasi manusia dari Allah untuk ibadah dan khilafah. Jadi jangan kaget jika keberhasilan program dan sumpah syetan tersebut langsung dilaksanakan dan berhasil setelah melalui perantara wanita dan Syetan tidak segan-segan menggunakan sumpah untuk menjalankan programnya sebagaimana di ayat 20 (yakni untuk menyeret manusia ke neraka).
Iya dia bener bener serius menggoda kita (manusia). Bayangkan jika yg tadinya di dalam surga, Nabi, mendapat pengajaran langsung dari Allah bisa turun dari surga. Bagaimana dengan kita yg belum pernah ke surga, apalagi kita dan bapak kita bukan seorang Nabi ..? Iya bahkan syetan sudah tahu jauh sebelum kita lahir dia sudah bersumpah akan menjerumuskan kita (QS Al-Isro 62). Itu artinya Syetan sudah membaca dan mempelajari tentang manusia dan bagaimana trik2 menggoda manusia, sedangkan kita ..? Sejak kapan mulai serius mempelajari, meneliti bagaimana trik dan langkah syetan..? bagaimana melewannya..? Belum lagi dia sudah berpengalaman kerja cupuk lumayan dan sangat lama. Pretasi pertama menurunkan manusia dari surga, prestasi kedua membuat cerita pembunuhan pertama justu di zaman belum ada keluarga lain dan pergaulan selain keluarga Nabi adam, belum ada Film Action pembunuhan, internet dll… dia sudah berhasil. Nah bagaimana dengan kapasitas keilmuan dan pengalaman kita..? yg jelas di jaman yg banyak jebakan dan perangkap syetan semakin canggih..Semoga kita semua sadar di bulan ini. Sehingga di bulan Ramadhon ini kita lebih serius berjanji agar berhasil meraih kemenangan dan perubahan tidak malah sebaliknya menjadi Santri yg Super Bandel dan terus menjadi anak dididik dan murid syetan yg bahkan terkadang menggantikan tugas syetan di saat dia diikat di bulan suci ini.
 
Bertanyalah di dalam diri Anda..Siapakah guru agama/mursyid kita..? yg dengan sami’na wa atho’na dan mengikuti bimbingan dan arahannya Beliau kita mencari ridho Allah. Atau justru pikiran dan kesombongan syetan sudah tertanam dibenak kita bahwa kita bisa belajar sendiri dan menemukan sendiri jalan dalam menuju dan mencari ridho Allah..?
Kalau Memang manusia sejak dahulu bisa hanya dengan modal akal dan kecerdasannya menemukan petunjuk sendiri…tentu Allah tidak akan Mengutus 313 Rasul…124ribu Nabi dan tentu Allah tidak perlu menurunkan 104 mushaf berikut kitabnya. Dan di jaman umat terakhir yakni jaman kita ini Allah tidak perlu lagi memberi Rasulullah SAW para pewaris dan penerus perjuangannya sepanjang masa..
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ (16) ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ (17) قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْءُومًا مَدْحُورًا لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكُمْ أَجْمَعِينَ (18) وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ (19) فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ (20) وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ (21) فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ (22) } [الأعراف: 16 - 22]
"ILMU PERSETANAN DICABUT DARI KURIKULUM DUNIA PENDIDIKAN KITA"
Ceramah Evaluasi Ramadhon mengenai sebab-sebab kegagalan meraih kemenangan dan perubahan di Bulan Ramadhon...
Download dan simak di link berikut ini
http://www.4shared.com/mp3/W5hlZ2k1/Mesjid_Nurul_Iman__Ciomas_-Kit.html
 
 Wassalam..

Kajian Kitab Qobasunnur Al-Mubiin

Posted by Unknown On 12.31 | No comments
RANGKUMAN KAJIAN TAMAMI (Talim Malam Minggu) Sabtu 7 September 2013
Kajian Kitab Qobasunnur Al-Mubiin / Ringkasan Ihya' Ulumuddin

Hati Manusia dalam keteguhannya dalam kebaikan dan keburukan terbagi Menjadi 3

1- Hati yg dimakmurkan dengan ketakwaan, sudah dibersihkan dengan Latihan/Riyadhoh, dan suci dari akhlak yg tercela. Hati yg seperti ini akan menampung berbagai macam ilham kebaikan dari Gudang Alam Ghoib anugerah Allah dan dari para Malaikat, sehingga hatinya akan selalu terarahkan dalam kebaikan, hidayah dan Nur. Dan hati tersebut juga mendapat dukungan Taufiq dan pertolongan dari Allah SWT. Dan dari hati itulah akan terbit Cahaya yg terang dari Lampu Allah SWT. Itulah Hati Muthmainnah yg diisyaratkan dalam firman Allah SWT
ألا بذكر الله تطمئن القلوب dan juga Firman Allah : يا أيتها النفس المنطئنة
2- Hati yg terabaikan, tidak terurus dan dipenuhi dengan berbagai macam hawa nafsu, yg terkotori dengan Akhlak yg tercela dan yg keji, yg di dalamnya pintu-pintu syetan terbuka, yg di dalamnya pintu-pintu malaikat tertutup. Dan Permulaan kejelekan dalam hati tersebut dengan tertampungnya berbagai macam bisikan kejelekan dan hawa nafsu dan dia sudah stanby di dalam hati tsb. Dan hati pun terkadang melihat kepada hakim (akal) agar meminta petunjuk bagaimana caranya melaksanakan hal yg jelek tsb dg benar. Sehingga akalnya sudah terbiasa untuk membantu hawa nafsunya dan sudah senang dan senantiasa mencarikan ide dan trik bagi nafsunya tsb. Maka Nafsunya pun akan menguasainya dan akan membantu akalnya sehingga hati nya pun akan terseret dengan keinginannya dan terjerumuslah dia ke dalam neraka. Semoga Allah melindungi kita dari hati yg sedemikian ini.
3- Hati yg tampak di dalamnya bisikan keinginan dan mengajaknya kepada keburukan. Maka begitu muncul hal tsb disusullah dengan bisikan keimanan dan mengajaknya kepada kebaikan. Maka bangkitlah hawa nafsunya untuk menolong keinginan kejelekan dan akan bangkit juga akalnya utnuk menolongan bisikan kebaikan tsb dan dia menolak bisikan keinginannya dan menjelek-jelekkan perbuatannya nafsu tsb. Maka demikian lah hati tersebut akan terus berjuang tarik menarik di antara kedua golongan pasukan tsb sampai nanti mana yg akan menang di hati kita dan yg lebih unggul bagi hati tsb. Maka jika yg dominan di hati itu sifat-sifat syetan maka syetan pun akan menang dan hati itu akan condong kepada yg sejenis dengan dia dari para golongan dan pasukan syetan dan dia akan lari dari golongan Allah dan Para Auliya’nya (Baca = menjauh dari para ustadz, kiyai dan ulama). Dan jika yg dominan dalam hati tersebut sifat kemalaikatan maka hati tidak akan mendengarkan lagi akan bisikan syetan dan anjuran syetan dan tidak akan menghiraukan bagaimana syetan menghinakan urusan akherat. Bahkan dia akan condong ke Golongan dan PAsukan Allah SWT dan para KekasihNya.
Yaa Allah jadikanlah hati kami hati yg ketiga dan sempurnakanlah dengan Anugerah dan pertolonganMu agar meningkat menjadi hati tipe yg pertama. Jangan Jadikan hati kami dan semua teman dan kenalan kami memiliki hati yg kedua yg terabaikan dan terpenuhi dengan sifat-sifat kejelekan dan kesyetanan yakni dengan Engkau pertemukan kepada kami orang orang sholeh yg akan selalu membimbing dan mensucikan hati kami dengan arahan, nasehat, pandangan dan doa Beliau kepada Kami.. Amiin..

KAJIAN SETANOLOGI 2

Posted by Unknown On 09.17 | No comments
RESENSI TALIM MINGGUAN RUTIN RABU MALAM KAMIS (11-sept-2013)
Bersama Mahasiswa IPB DI MASJID JAMJUM DRAMAGA
(Depan Hotel Duta Berlian)
TEMA : KAJIAN SETANOLOGI 2
Bab Ayat2 Quran yg Menjelaskan Tentang Syetan..
1- Di dalam Al-Quran ada 70 ayat syetan disebut dalam bentuk mufrod dan 18 kali dalam bentuk jama’.
2- Surat pertama yg menyebutkan tentang syetan dalam satu konteks kisah Nabi Adam adalah surat al-Baqoroh ayat 30-39 adapun pelajaran yg bisa diambil dari rangkaian ayat tersebut di antaranya adalah :
- Tujuan Hidup penciptaan Manusia adalah Khilafah (dalam ayat ini) di samping ada tujuan yg kedua adalah Ibadah.
- Manusia jika dalam seumur hidupnya tidak tahu tujuan hidupnya atau tahu tapi gagal menjalankan tujuan hidupnya maka dia adalah manusia yg pasti akan takut, sedih, sesat dan celaka baik dunia maupun akherat.
- Masih lebih beruntung Manusia yg Tahu Tujuan hidup dan tekad walaupun dia tidak banyak memiliki potensi materi dari pada punya materi tapi ga punya tujuan sebagaimana orang punya kendaraan jika tidak punya tujuan maka dia akan berputar-putar di jalan dan mampir kesana kemari tidak jelas. Berbeda dengan anak muda yg hanya modal dua kaki karena dia punya tujuan dan tekad hadir konser (misalnya) walaupun dengan berjalan kaki juga dia akan menempuhnya.. Bagaimana dengan tujuan hidup kita..?
- Khilafah yg harus dijalankan mempunyai beberapa ruang lingkup cakupan :
A: minimal dia bisa mengatur dan membimbing diri sendiri agar bisa bermusuhan dg Iblis / syetan yg bertekad dan punya program akan menyeret seluruh keturunan manusia ke neraka. Jadi minimal manusia bisa mengatur dirinya dhohir maupun bathin agar selamat dari neraka dan bahkan sebaliknya harusnya dia bertekad melawan program iblis dan syetan tersebut dengan bersumpah akan mengajak /berdakwah mengajak manusia yg pada hakekatnya satu keturunan dengan dia dan satu jenis untuk bisa selamat masuk ke surga.

B. khilafah tingkat menengah adalah paling tidak kita bisa mengamankan keluarga kita dari program syetan menyeret manusia ke Neraka sebagaimana dalam QS At-Tahrim ayat 6 “Jagalah dirimu dan Keluargamu dari Api Neraka”. Kalau kita menjaga diri kita aja susah gmn menjaga keluarga kita..? contoh jika kita tidak bisa menjaga kita dari penglihatan yg mengarah ke neraka bagaimna bisa kita mengatur, menjaga penglihatan mata keluarga kita. Kalau kita susah menyesuaikan pakaian kita dalam menutup aurat dan sesuai dengan anjuran Syar’i dan berciri Islami bagaimana bisa kita bisa mengatur pakaian anak istri kita agar menutup aurat dan meningkatkan lebih sya’ri dan sesuai dg anjuran Nabi...?

C. Khilafah tingkat atas adalah bisa mengatur dan menjalankan kehidupan orang sekitar kita sesuai dengan perintah dan larangan Allah SWT baik lingkup santri atau murid kita, lingkup rt atau kampung kita dan seterusnya meningkat sesuai dengan meningkatnya kadar dan Kekuatan Tasbih sang Khilafah, kadar dan Kekuatan Ilmunya serta kadar dan kekuatan Penyampaian Ilmunya. Yakni bahwa Rajin Tasbih (ibadah) dan Ilmu itu adalah syarat dan modal kholifah seperti yg Allah ceritakan tentang perkataan para Malaikat bahwa “kami sering bertasbih” dan “Allah mengajari Nabi Adam”. Kemudian tidak hanya cukup sedemikian supaya Nabi Adam berhak mendapatkan pengakuan berupa sujud ta’dzim dari malaikat maka Allah pun memerintahkan kpd Nabi Adam untuk mengajar, mengabarkan, menjelaskan, dan berdakwah kpd para malaikat. Begitu malaikat menyerah dan tidak memeliki keilmuan “Maha Suci Engkau Ya Allah bahwa kami tidak punya Ilmu...” maka pantaslah jika Allah memerintahkan malaikat agar sujud kpd Nabi Adam : “usjuduu li Adam”. Artinya rakyat itu akan mengakui dan sujud (nurut) kpd sang kholifah jika Dia sudah memenuhi seperti keriteria di atas. Kholifah itu harus memiliki Kekuatan Ilmu, Amal ibadah dan Rajian dalam Mengajar dan Berdakwah/mengajak kepada Allah SWT karena dia adalah Kholifatullah di muka Bumi. 


3- Di saat terjadi dialog antara Allah, Iblis, Malaikat dan Nabi Adam, Siti hawa belum tercipta dan belum ada ceritanya. Dari sini maka sangat salah jika Kaum Adam apabila hendak mengambil keputusan bertanya kepada kaum Hawa yakni bertanya ke Istri atau orang wanita. Hal ini karena Kaum hawa dahulu tidak mengerti tugas ke khilafahan, Amanah keilmuan dan juga adanya pihak yg kontra yakni syetan sehingga dikatakan dalam hadist “ Wanita itu adalah tali / sarana syetan” yakni untuk mengikat, menggoda dan menjerumuskan kaum Adam sehingga dia tidak bisa dan lupa akan tugas dan tujuan hidupnya yakni untuk menegakkan Ibadah dan Khilafah di muka bumi....
Berlanjut...dikit dikit aja...semoga bisa berkah
Yuk kita sama sama berjuang mengajak dan berdakwah dengan segala sarana yg ada..semoga semakin banyak sodara kita yg bisa kita selamatkan dari jebakan syetan dan program syetan...Amin



Semoga Berkah di dunia maya dan di darat….
Jangan Lupa Doain kami Wahai saudara saudaraku seketurunan dan seiman..semoga kita semua selamat dari program syetan…yuk kita lebih semangat lagi berdakwah dan mengajak saudara-saudara kita ke jalan kebaikan dan surga…Share yg banyak yaa…!!! Hidup Manusia…..
Jangan lupa di udara ada kajian di Radio Internet Streaming MT Darul Futuh. SImak melalui situs kami di :
selamat mengikuti..

Like Fanspage

Radio ASWAJA